Ini Dia, Best Speaker Tim LDBI SMA Kristen Kanaan

Posted by Kuncup Kaka on Sabtu, 11 Maret 2017

Michelle Chan bersama siswa/i SMA Kristen Kanaan lainnya dan didampingi pak Martinus dan Ibu Erwani
Sumber: Instagram.com/jurnalistiksmakkanaan

           Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) merupakan  lomba debat tingkat sekolah menengah atas yang bertujuan menyeleksi peserta didik yang memiliki minat dan bakat dalam berdebat. Seperti yang tertulis di kata pengantar Pedoman LDBI 2017, lewat kompetisi ini, peserta lomba dilatih agar terbiasa berpikir kreatif, analitis, mampu berkomunikasi secara efektif, dan menyampaikan argumentasi di depan publik dengan bahasa Indonesia yang baik supaya nantinya bisa menjadi modal berkompetisi di persaingan global. 
Tahun ini, SMA Kristen Kanaan Jakarta berhasil mengantar salah satu tim debatnya lolos menuju tingkat provinsi melalui seleksi tingkat kabupaten/kota LDBI yang diselenggarakan pada 23 Februari hingga 24 Februari 2017 lalu yang berlokasi di Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat 2, Petojo. Tak sampai di situ saja, salah satu peserta tim debat, yakni Michelle Chan (XI IPA I), berhasil merebut Juara II Harapan kategori Best Speaker pada seleksi tersebut. Bersama dengan Anthony Harles dan Kenneth Gunawan, Michelle sukses membawakan topik Penanaman Hutan Bakau Lebih Efektif Dibandingkan Reklamasi Pulau G (23 Februari 2017) dan Peningkatan Pajak Lebih Efektif Dibandingkan Pinjaman Luar Negeri untuk APBN (24 Februari 2017), memenangi tiket menuju provinsi yang akan diadakan April nanti.
Diwawancarai pada Selasa (7/3/2017), gadis kelahiran Jakarta, 30 September 2000 ini  mengaku ikut LDBI atas keinginan pribadinya yang ingin mencari pengalaman sekaligus mengharumkan nama SMA Kristen Kanaan. Walaupun hanya latihan dua sampai tiga kali di sekolah, dukungan yang ia terima tak berhenti mengalir, khususnya dari keluarga, teman-teman, Pak Martinus selaku pembina di sekolah, serta guru-guru SMA lainnya. Namun, prestasi yang Michelle raih ini tidak membuatnya berpuas diri. Ia berpendapat bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki lagi ke depannya, salah satunya adalah kelemahannya dalam penggunaan bahasa baku.
Ketika diminta berbagi soal motivasi, Michelle sempat mengutip perkataan Pak Fernandes. Ia berharap agar pesan guru SMK yang dulunya merupakan guru SMP ini dapat tersampaikan dan menjadi motivasi bagi kita semua, terutama bagi yang kurang memiliki rasa percaya diri.
“Kalau kata Sir Nandes, kalau misalkan lu mau lomba, mental lu jangan turun duluan gara-gara lu denger nama sekolah lain yang lebih terkenal gitu,” tutupnya. (Eksul Jurnalistik/Catherine L.)

0 Response to "Ini Dia, Best Speaker Tim LDBI SMA Kristen Kanaan"

Tinggalkan Kesanmu di sini