![]() |
Michelle Chan bersama siswa/i SMA Kristen Kanaan lainnya dan didampingi pak Martinus dan Ibu Erwani
Sumber: Instagram.com/jurnalistiksmakkanaan
|
Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) merupakan lomba debat tingkat sekolah menengah atas yang bertujuan menyeleksi peserta didik yang memiliki minat dan bakat dalam berdebat. Seperti yang tertulis di kata pengantar Pedoman LDBI 2017, lewat kompetisi ini, peserta lomba dilatih agar terbiasa berpikir kreatif, analitis, mampu berkomunikasi secara efektif, dan menyampaikan argumentasi di depan publik dengan bahasa Indonesia yang baik supaya nantinya bisa menjadi modal berkompetisi di persaingan global.
Tahun ini,
SMA Kristen Kanaan Jakarta berhasil mengantar salah satu tim debatnya lolos
menuju tingkat provinsi melalui seleksi tingkat kabupaten/kota LDBI yang
diselenggarakan pada 23 Februari hingga 24 Februari 2017 lalu yang berlokasi di
Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat 2, Petojo. Tak sampai di situ saja, salah
satu peserta tim debat, yakni Michelle Chan (XI IPA I), berhasil merebut Juara
II Harapan kategori Best Speaker pada
seleksi tersebut. Bersama dengan Anthony Harles dan Kenneth Gunawan, Michelle sukses
membawakan topik Penanaman Hutan Bakau
Lebih Efektif Dibandingkan Reklamasi Pulau G (23 Februari 2017) dan Peningkatan Pajak Lebih Efektif Dibandingkan
Pinjaman Luar Negeri untuk APBN (24 Februari 2017), memenangi tiket menuju
provinsi yang akan diadakan April nanti.
Diwawancarai
pada Selasa (7/3/2017), gadis kelahiran Jakarta, 30 September 2000 ini mengaku ikut LDBI atas keinginan pribadinya
yang ingin mencari pengalaman sekaligus mengharumkan nama SMA Kristen Kanaan.
Walaupun hanya latihan dua sampai tiga kali di sekolah, dukungan yang ia terima
tak berhenti mengalir, khususnya dari keluarga, teman-teman, Pak Martinus
selaku pembina di sekolah, serta guru-guru SMA lainnya. Namun, prestasi yang
Michelle raih ini tidak membuatnya berpuas diri. Ia berpendapat bahwa masih
banyak hal yang perlu diperbaiki lagi ke depannya, salah satunya adalah
kelemahannya dalam penggunaan bahasa baku.
Ketika
diminta berbagi soal motivasi, Michelle sempat mengutip perkataan Pak
Fernandes. Ia berharap agar pesan guru SMK yang dulunya merupakan guru SMP ini
dapat tersampaikan dan menjadi motivasi bagi kita semua, terutama bagi yang
kurang memiliki rasa percaya diri.
“Kalau kata
Sir Nandes, kalau misalkan lu mau lomba, mental lu jangan turun duluan
gara-gara lu denger nama sekolah lain yang lebih terkenal gitu,” tutupnya. (Eksul
Jurnalistik/Catherine L.)

0 Response to "Ini Dia, Best Speaker Tim LDBI SMA Kristen Kanaan"
Tinggalkan Kesanmu di sini