FORMAT PENILAIAN
Ketarangan:
No
|
Penilaian
|
1
|
2
|
3
|
4
|
Ket
|
1
|
Materi 40
|
|||||
2
|
Bahasa 40
|
|||||
3
|
Gaya 20
|
|||||
X
|
TOTAL 100
|
1. Penilaian meliputi tiga aspek, yakni
materi, bahasa yang digunakan, dan gaya (retorika berbicara).
1) Aspek yang dinilai dalam materi
adalah apa yang disampaikan oleh pendebat sesuai atau tidak dengan mosi yang
diperdebatkan.
2) Bahasa yang digunakan dalam debat
adalah bahasa Indonesia baku ragam lisan. Jika ada peserta yang menggunakan
bahasa lisan ragam prokem, Inggris atau bahasa daerah maka akan mengurangi
krieteria penilaian oleh juri.
3) Gaya yang dimaksudkan adalah
retorika berbicara; termasuk intonasi, artikulasi, gestur, dan mimik.
2. 1, 2, 3, 4... sampai 16 adalah nomor
undian dari 16 tim yang ikut lomba debat.
3. Ket = keterangan. Kolom yang
diperuntukan bagi juri untuk menuliskan 3 tim terbaik (juara 1,2, dan 3).
MEKANISME UNDIAN
Tim yang Bertanding
|
Pemenang
|
Undian 1 vs undian 16
|
Pemenang
|
Undian 2 vs undian 15
|
Pemenang
|
Undian 3 vs undian 14
|
Pemenang
|
Undian 4 vs undian 13
|
Pemenang
|
Undian 5 vs undian 12
|
Pemenang
|
Undian 6 vs undian 11
|
Pemenang
|
Undian 7 vs undian 10
|
Pemenang
|
Undian 8 vs undian 9
|
Pemenang
|
Selanjutnya tim yang menang akan masuk pada babak perempat
final; dari 8 tim terbaik tersebut kembali berlomba untuk memperebutkan 4
posisi teratas (4 tim dengan nilai tertinggi) akan masuk babak final. Di babak
final akan dicari juara 1, 2, 3.
Mekanisme penentuan tim pemerintahan dan oposisi akan
ditentukan melalui undian yang dilakukan oleh panitia; setelah undian tim yang
bertanding.
Baca juga :

0 Response to "FORMAT PENILAIAN DAN MEKANISME DEBAT BAHASA INDONESIA"
Tinggalkan Kesanmu di sini