“Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi
siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.” — Amsal 13:13
Suaranya yang keras dan lantang membagikan ilmu kepada muridnya mencerminkan
kepercayaan dirinya. Hati yang lembut tak lupamembisikan cerita-cerita Tuhan
kepada orang sekitarnya. Mungkin orang yang baru bertemu dengan wanita yang
tegas ini akan terkejut dengan suara beliau yang keras dan terdengar sedikit
marah-marah, bahkan akan takut dengan beliau. “Jangan takut, saya nggakmakan
orang kok!” begitulah kata-kata yang diungkapkan oleh beliau untuk
menghibur mereka yang kaget atau takut dengan beliau. Maksudnya baik,
sedikit candaan untuk menghilangkan rasa tegang dan berusaha mengakrabkan diri
dengan orang-orang sekitarnya.
Kecintaan wanita kelahiran 20 November 1982 silam ini terhadap biologi tidak
dapat dijelaskan dengan kata-kata. Menurutnya, suka yah suka,
tidak perlu ada alasan yang berisi kata-kata mewah untuk membuktikan kecintaan
beliau terhadap biologi. Wanita yang berasal dari Suku Batak, kini mengajar di
SMA Kristen Kanaan, sebagai guru bidang studi biologi. Mengajar sebagai guru
tidak menghalangi beliau untuk membagikan berkat dengan memberitakan kabar
gembira tentang juru selamat manusia, Yesus Kristus.
Selain mengajar bidang studi biologi, beliau juga dipercayakan untuk
menjadi guru piket. Hati-hati nih kalau beliau masuk ke kelas
dan memeriksa penampilan murid-murid. Mata beliau tajam sekali, amat detil
sampai ke bagian-bagian kecil seperti kuku. Walaupun murid-murid perempuan
sudah diam-diam berusaha menyembunyi kukunya yang dicat berbagai warna dan
motif, masih dapat tertangkap oleh beliau. Tegas sekali!
Rosalina Fitrida demikianlah nama yang diberika kedua orang tua untuk wanita berkepribadian
keras dan tegas ini. Terlahir di keluarga Kristen serta orang tuanya yang
mendidik dan membesarkan beliau secara militer, maka tak heran beliau memiliki
kepribadian yang keras. Rosalina, atau yang akrab disapa bu Lina juga memiliki
sebuah cita-cita yang mulia untuk remaja zaman sekarang, yaitu membawa setiap
anak mengenal Tuhan dan menjalankan visi beserta misi yang diajarkan oleh
Tuhan.
Menurut anak sulung dari lima saudara dan juga merupakan putri satu-satunya,
kepatuhan dan ketaatan itu penting. Orang yang sukses bukan karena kepandaian
yang dimiliki, tetapi ketaatan. Maka, untuk bisa menjadi orang sukses pertama
harus bisa belajar taat. Beliau juga mengatakan, Tuhan itu menuntut kita untuk
taat kepada perintah-Nya. Manusia itu tidak akan jatuh dalam dosa bila nenek
moyang kita, Adam dan Hawa taat kepada Tuhan untuk tidak memakan buah dari
pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
Bu Lina memutuskan untuk sungguh-sungguh mengikuti langkah kristus pada saat beliau
masih menempuh pendidikannya di Universitas Kristen Satia Wacana, Salatiga,
Jawa Tengah. Awalnya beliau mengakui bahwa Roh Kudus itu bohong dan itu hanya
bahasa yang dibuat-buat oleh manusia. Namun pada suatu kesempatan, ketika
beliau melakukan renungan seperti biasanya, tiba-tiba lidah beliau bergetar
dengan sendiri dan mengucapkan kata-kata dalam bahasa Roh. Air mata mengalir
membasahi pipinya dan hatinya merasa damai sejahtera dan bahagia. Beliau
merasakan kehadiran Tuhan yang begitu kuat. Sejak kejadian itu, ia mulai
percaya dan menyukai Roh Kudus. “ Roh Kudus itu baik, dapat menuntun kita dalam
kesesatan. Jadi, banyaklah berdoa saat kesulitan maupun saat kebingungan.” Kata
bu Lina.
Kepercayaan dan ketaatan beliau terhadap sang juru selamat membuat beliau juga
tidak lupa membagi berkat di sela-sela waktu mengajar. Sering sekali beliau
membawakan sedikit renungan pendek di saat sebelum belajar. Terkadang beliau
juga mengkaitan materi yang dibawakannya dengan pengajaran alkitab. Ataupun berbagi
sedikit cerita kesaksian tentang kemuliaan Tuhan dalam hidupnya. Bahkan beliau
juga mengajak murid-murid untuk berani bersaksi di depan umum.
Segala sesuatu sudah dirancang dengan baik dan indah oleh Tuhan, semua orang
diciptakan dan dibawa ke dunia pasti ada manfaatnya, begitulah pendapat beliau.
Oleh karena itu, beliau juga percaya bahwa beliau bisa mengajar di Sekolah
Kristen Kanaan sudah merupakan bagian dari rencana Tuhan dalam hidupnya.
Prinsipnya yang menjalani segala sesuatu sesuai dengan kata hari nurani dan
selalu bersandar pada firman Tuhan juga mencerminkan suatu ciri khas dari
beliau. Wanita yang tegas dan hatinya yang lembut serta rendah hati dalam
menjalankan hidupnya sebagai hamba setia Tuhan yang setia.
“Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina
hikmat dan didikan (Amsal 1:7). Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan
mengenal Yang MahaKudus adalah pengertian (Amsal 9 :10).” (CNN Media/Wei Yu
Ju/X.1/)

0 Response to "SAYA MURID TUHAN"
Tinggalkan Kesanmu di sini