SAYA MURID TUHAN

Posted by Kuncup Kaka on Kamis, 18 Februari 2016

Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.” — Amsal 13:13
            Suaranya yang keras dan lantang membagikan ilmu kepada muridnya mencerminkan kepercayaan dirinya. Hati yang lembut tak lupamembisikan cerita-cerita Tuhan kepada orang sekitarnya. Mungkin orang yang baru bertemu dengan wanita yang tegas ini akan terkejut dengan suara beliau yang keras dan terdengar sedikit marah-marah, bahkan akan takut dengan beliau. “Jangan takut, saya nggakmakan orang kok!” begitulah kata-kata yang diungkapkan oleh beliau untuk menghibur mereka yang kaget atau takut dengan beliau. Maksudnya baik, sedikit candaan untuk menghilangkan rasa tegang dan berusaha mengakrabkan diri dengan orang-orang sekitarnya.
            Kecintaan wanita kelahiran 20 November 1982 silam ini terhadap biologi tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Menurutnya, suka yah suka, tidak perlu ada alasan yang berisi kata-kata mewah untuk membuktikan kecintaan beliau terhadap biologi. Wanita yang berasal dari Suku Batak, kini mengajar di SMA Kristen Kanaan, sebagai guru bidang studi biologi. Mengajar sebagai guru tidak menghalangi beliau untuk membagikan berkat dengan memberitakan kabar gembira tentang juru selamat manusia, Yesus Kristus.
            Selain mengajar bidang studi biologi, beliau juga dipercayakan untuk menjadi guru piket. Hati-hati nih kalau beliau masuk ke kelas dan memeriksa penampilan murid-murid. Mata beliau tajam sekali, amat detil sampai ke bagian-bagian kecil seperti kuku. Walaupun murid-murid perempuan sudah diam-diam berusaha menyembunyi kukunya yang dicat berbagai warna dan motif, masih dapat tertangkap oleh beliau. Tegas sekali!
            Rosalina Fitrida demikianlah nama yang diberika kedua orang tua untuk wanita berkepribadian keras dan tegas ini. Terlahir di keluarga Kristen serta orang tuanya yang mendidik dan membesarkan beliau secara militer, maka tak heran beliau memiliki kepribadian yang keras. Rosalina, atau yang akrab disapa bu Lina juga memiliki sebuah cita-cita yang mulia untuk remaja zaman sekarang, yaitu membawa setiap anak mengenal Tuhan dan menjalankan visi beserta misi yang diajarkan oleh Tuhan.
            Menurut anak sulung dari lima saudara dan juga merupakan putri satu-satunya, kepatuhan dan ketaatan itu penting. Orang yang sukses bukan karena kepandaian yang dimiliki, tetapi ketaatan. Maka, untuk bisa menjadi orang sukses pertama harus bisa belajar taat. Beliau juga mengatakan, Tuhan itu menuntut kita untuk taat kepada perintah-Nya. Manusia itu tidak akan jatuh dalam dosa bila nenek moyang kita, Adam dan Hawa taat kepada Tuhan untuk tidak memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
            Bu Lina memutuskan untuk sungguh-sungguh mengikuti langkah kristus pada saat beliau masih menempuh pendidikannya di Universitas Kristen Satia Wacana, Salatiga, Jawa Tengah. Awalnya beliau mengakui bahwa Roh Kudus itu bohong dan itu hanya bahasa yang dibuat-buat oleh manusia. Namun pada suatu kesempatan, ketika beliau melakukan renungan seperti biasanya, tiba-tiba lidah beliau bergetar dengan sendiri dan mengucapkan kata-kata dalam bahasa Roh. Air mata mengalir membasahi pipinya dan hatinya merasa damai sejahtera dan bahagia. Beliau merasakan kehadiran Tuhan yang begitu kuat. Sejak kejadian itu, ia mulai percaya dan menyukai Roh Kudus. “ Roh Kudus itu baik, dapat menuntun kita dalam kesesatan. Jadi, banyaklah berdoa saat kesulitan maupun saat kebingungan.” Kata bu Lina.
            Kepercayaan dan ketaatan beliau terhadap sang juru selamat membuat beliau juga tidak lupa membagi berkat di sela-sela waktu mengajar. Sering sekali beliau membawakan sedikit renungan pendek di saat sebelum belajar. Terkadang beliau juga mengkaitan materi yang dibawakannya dengan pengajaran alkitab. Ataupun berbagi sedikit cerita kesaksian tentang kemuliaan Tuhan dalam hidupnya. Bahkan beliau juga mengajak murid-murid untuk berani bersaksi di depan umum.
            Segala sesuatu sudah dirancang dengan baik dan indah oleh Tuhan, semua orang diciptakan dan dibawa ke dunia pasti ada manfaatnya, begitulah pendapat beliau. Oleh karena itu, beliau juga percaya bahwa beliau bisa mengajar di Sekolah Kristen Kanaan sudah merupakan bagian dari rencana Tuhan dalam hidupnya. Prinsipnya yang menjalani segala sesuatu sesuai dengan kata hari nurani dan selalu bersandar pada firman Tuhan juga mencerminkan suatu ciri khas dari beliau. Wanita yang tegas dan hatinya yang lembut serta rendah hati dalam menjalankan hidupnya sebagai hamba setia Tuhan yang setia.

            “Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan (Amsal 1:7). Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang MahaKudus adalah pengertian (Amsal 9 :10).” (CNN Media/Wei Yu Ju/X.1/)

0 Response to "SAYA MURID TUHAN"

Tinggalkan Kesanmu di sini