PASUKAN ORANYE JADI ‘GURU’ DI TK KANAAN JAKARTA

Posted by Kuncup Kaka on Jumat, 03 Maret 2017


Kepala Taman Kanak-kanak Kristen Kanaan Jakarta, Lucia, M. Achti, S. Ap,
bersama pasukan oranye
Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) atau yang dikenal dengan sebutan ‘pasukan oranye’ ada untuk tujuan mulia. Mereka ditempah oleh Pemda DKI Jakarta untuk selalu siap menghadapi problematika Ibu kota. Banjir dan sampah adalah dua hal yang harus diselesaikan dengan segera oleh pasukan khusus ini. Berjibaku melawan kotor dan cuaca adalah hal biasa bagi mereka. Semua itu demi kelancaran sistem drainase di ibu kota Jakarta. Mereka tidak mengenal kata lelah dalam bekerja. Bergerak cepat agar Jakarta terbebas dari masalah banjir, sampah, dan pohon tumbang. Kehadiran mereka sungguh berharga. Bersih dan nyaman sudah terbukti di bawah kendali gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.
Sekitar pukul 05.00 WIB mereka telah hadir di jalan-jalan protokoler dan seantero ibu kota. Loyalitas dan dedikasi mereka cukup terbukti saat banjir melanda ibu kota. Memang mereka dibayar dengan cukup mahal oleh pemda DKI Jakarta. Tetapi loyalitas cukup teruji, dan warga Jakartalah yang menikmati karya besar Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) tersebut. 
            Jumat, 3 Maret 2017 pasukan oranye dari Kelurahan Gunung Sahari Selatan hadir di Taman Kanak-kanak Sekolah Kristen Kanaan Jakarta. Mereka hadir bukan untuk membersihkan sampah; melainkan diundang secara khusus oleh kepala Sekolah TK Kristen Kanaan Jakarta, Lucia, M. Achti, S. Ap; untuk memberikan sosialisasi tentang penanganan sampah agar tidak terjadi banjir dan bau busuk yang dapat mengganggu lingkungan sekitar. Layaknya seorang guru profesional para petugas kebersihan ini dengan sabar menjelaskan hal ikwal mengenai sampah kepada anak-anak TK. Saat harus memperagakan masalah pembuangan sampah pada tempatnya dan penangan banjir cukup aktraktif dan menghibur para siswa.  
Menurut Kepala Taman Kanak-kanak Kristen Kanaan Jakarta, Lucia, M. Achti, S. Ap, pasukan oranye diundang dengan tujuan utama untuk memperkenalkan berbagai profesi kepada siswa-siswi TK Kristen Kanaan Jakarta. Diharapkan melalui kehadiran pasukan oranye tersebut timbul penghargaan kepada profesi tertentu bagi anak didiknya saat mereka dewasa nanti. Selain itu, melalui aksi yang diperagakan oleh pasukan oranye diharapkan anak-anak membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya. Hal ini penting untuk menghindari banjir dan menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih, jelas Lucia lebih lanjut.
            Semantara itu secara terpisah, Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) ini mengapresiasi kegiatan dan sekaligus undangan dari TK Kristen Kanaan Jakarta kepada mereka. “Kami selama ini, tidak menyangka bahwa kami yang setiap hari menyapu di jalan, membersihkan got-got yang kotor bisa berdiri di sini dan mengajar seperti seorang guru” kata salah seorang petugas, di aula TK Kristen Kanaan, Jalan Kran raya no 7 Kemayoran Jakarta pusat, (3/3/2017). “Pokoknya terima kasih dan sukses buat para guru dan siswa-siswi di sini” kata salah satu pasukan orange sambil tersenyum. Semoga kerja sama seperti ini terus terjalin dengan lembaga-lembaga yang lain, sehingga masalah sampah tidak ditangani diakhir oleh PPSU semata tetapi kerja sama dari semua warga DKI; yang dimulai dari diri sendiri dan dari rumah. Ujar seorang petugas kebersihan kepada tim Jurnalistik SMA Kristen Kanaan Jakarta.
Dilansir dari http://www.beritasatu.com (3/3/2017).  Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan DKI Jakarta merupakan kota dengan volume sampah sebesar 6.500 -7.000 ton per hari. Volume tersebut sangat tinggi jika dibandingkan dengan kota-kota besar di Eropa yang hanya menghasilkan sampah 1.500 - 2.000 ton per hari. “Bayangkan sampah di DKI Jakarta dalam satu hari volumenya mencapai 7.000 ton dan jumlah itu bertambah setiap tahunnya,” kata Isnawa. (M R /Redaksi/ Ekskul Jurnalistik SMA K Kanaan Jakarta)



2 Responses to "PASUKAN ORANYE JADI ‘GURU’ DI TK KANAAN JAKARTA"

  1. Terima kasih..Bangga bisa menJadi bagian dari pasukan oranye kelurahan Gunung Sahari Selatan kemayoran..Kalian luar biasa

    BalasHapus
  2. Pasukan khusus ini memang didesain khusus untuk mengubah wajah kota kita..salam perubahan dan reovolusi mental.

    BalasHapus

Tinggalkan Kesanmu di sini