AHOK – DJAROT UNTUK JAKARTA

Posted by Kuncup Kaka on Senin, 06 Februari 2017

               
sumber gambar :  http://www.tribunnews.com/metropolitan/2017/02/06 
Jakarta adalah kota metropolitan yang berarti seluruh aktifitas pemerintahan republik Indonesia berpusat di Jakarta. Untuk menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota dengan intrastruktur berstandar baik di Indonesia dibutuhkan seorang gubenur yang berkualitas, berintegritas dan jujur. Namun untuk menemukan pemimpin yang jujur pada saat ini adalah hal yang sulit. Namun keika Joko Widodo dan Basuki Tjahja Purnama attau yang dikenal Ahok menjadi gubenur dan wakil gubenur DKI Jakarta membuktikan untuk menemukan pemimoin yang jujur, merakyat dan berhati baik itu tidak sulit. Ketika Joko Widodo dan Basuki Tjahja Purnama memimpin kota Jakarta selama beberapa tahun perubahan kota Jakarta perlahan terlihat.
                Pada tahun 2014 Joko WIdodo yang saat itu menjadi gubenur DKI Jakarta mencalonkan diri menjadi presiden republik Indonesia dan akhirnya berhasil menjadi presiden republik Indonesia, secara otomatis Basuki Tjahja Purnama yang saat itu menjadi wakil gubenur menjadi Plt (pelaksana tugas) gubenur, akhirnya selama beberapa bulan kemudian Basuki Tjahja Purnama menemukam wakil gubenur, yakni Djarot Saiful Hidayat. Pasangan gubenur dan wakil gubenur ini selama beberapa tahun menjabat terlihat sekali perubahan kota Jakarta yang semakin baik dan bersih. Karya Ahok – Djarot yaitu: sungai di Jakarta bersih dari sampah. kawasan prostitusi Kali Jodoh diubah menjadi RPTRA Kali Jodoh, pembenahan kaki lima. Transportasi berkeliling Jakarta dan mesih banyak lagi.
                Untuk menjadikan kota Jakarta lebih baik lagi masa jabatan Ahok-Djarot belum selesai, pada pilkada sertentak 101 daerah di Indonesia pada 15 Februari 2017 Ahok-Djarot mencalonkan diri kembali menjadi gubenur dan wakil gubenur DKI Jakarta. Pasangan Ahok-Djarot berada di posisi nomor 2 dan di dukung oleh belasan organisasi masyarakat dan 4 partai politik, yakni: Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hari Nurani Rakyat, Partai Golongan Rakyat dan Partai Nasional Demokrat. 17 lembaga survey Indonesia yang dilansir dari Wikipedia.org melakukan survey pada 3 kandidat gubenur dan wakil gubenur dan suara didominasi oleh no. 2. (Fernando)

0 Response to "AHOK – DJAROT UNTUK JAKARTA "

Tinggalkan Kesanmu di sini